Wali Kota Malang – Biodata, Profil dan Fakta Menarik Dirinya

Posted on

Wali Kota Malang – Biodata, Profil dan Fakta Menarik Dirinya

Drs. H. Sutiaji atau yang akrab dipanggil Sutiaji ini merupakan Wali Kota Malang yang telah memimpin kota ini. Lahir di Lamongan Jawa Timur, nama Sutiaji hangat diperbincangkan beberapa waktu belakangan berkat pernyataan yang dilakukan oleh Wakilnya mengenai isyu Mahasiswa asal Papua yang beberapa waktu ini ramai diperbincangkan di berita mau pun sosial media.

Mau tahu lebih lengkap siapa sosok pemimpin kota Malang ini? Berikut adalah Biodata, Profil serta fakta menariknya.

Biodata

Sutiaji merupakan seorang santri lulusan Madrasah Aliyah Negeri yang termasuk ke dalam Yayasan Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Tambakberas, Jombang. Setelah lulus menjadi santri Sutiaji melanjutkan pendidikannya di Fakultas Tarbiyah IAIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta aktif di organisasi  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.

Dia melanjutkan kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan aktif di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Setelah lulus kuliah, Sutiaji sempat sowan ke Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas.

Pengalaman organisasi selama masa kuliah yang cukup cemerlang membuat Sutiaji menjadi pendiri HIMMABA dan juga salah satu penggagas PMII Rayon Condrodimuko UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, bahkan pernah menjabat sebagai Koordinator BKM Lowokwaru setelah dirinya lulus kuliah.

Karier organisasinya berlanjut hingga di lingkungan Nahdlatul Ulama, dan mulai menjadi sekretaris MWC NU Lowokwaru, kemudian Sutiaji juga akhirnya dapat menempati posisi wakit ketua NU Cabang Kota Malang periode 2011 hingga 2016.

Karier politiknya dimulai pada saat dirinya dipercaya untuk menjadi wakil ketua dari DPC PKB Kota Malang pada 2013 hingga 2018, dan amanah berlanjut menjadi Ketua Fraksi PKB di DPRD Kota Malang. Lewat partai ini juga lah Sutiaji akhirnya mencalonkan diri sebagai wakil wali kota Malang kala itu bersama dengan HM Anton, yang berkoalisi dengan Partai Gerindra, hingga akhirnya Anton – Sutiaji berhasil menduduki kempimpinan tertinggi di Kota Malang untuk periode 2013 hingga 2018.

Hingga akhirnya Sutiaji berhasil menduduki jabatan tertinggi sebagai Wali Kota Malang untuk periode 2018 hingga 2023 bersama dengan wakilnya Sofyan Edi Jarwoko.

Profil Sutiaji

NamaSutiaji
Tanggal Lahir13 Mei 1964
PasanganEndang Taqqiyati (s.d. 2017)

Hj. Widayati (2018-sekarang)

Anak4
ProfesiSantri, Politikus

           

Fakta Menarik

  1. Ujian kesabaran Wali Kota Malang Sutiaji

Ada banyak kejadian unik yang terjadi pada masa awal jabatan Sujiati, bahkan sejak pertama dilantik Sutiaji yang berpidato bersama Wakilnya Sofyan Edi Jarwoko dengan menggunakan pengeras suara di depan ratusan PNS Kota Malang, tiba tiba pengeras suara yang digunakan mati dan terpaksa membuat Sutiaji harus menunggu dengan sabar hingga operator untuk menghidupkan pengeras suaranya, sementara Sutiaji dan Wakilnya hanya bisa berdiri terpaku dan pasrah di depan ratusan PNS.

  1. Sutiaji panen demo di awal menjabat Wali Kota

Setelah menjadi Walikota Malang, sejumlah aksi demo menghiasi kota Malang, yang pertama dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Malang Bersatu  (AMMB). Pada hari yang sama sopir angkutan kota jurusan Arjosari-Tidar (AT) Kota Malang juga melakukan aksi demonstrasi.

Tak hanya menghadapi para pendemo, Sutiaji juga harus mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang di hari pertamanya menjadi Wali Kota.

  1. Wali Kota Malang Sutiaji pernah curhat kepada KPK

Akhir Agustus tahun lalu Sutiaji menyampaikan keluh kesahnya pada KPK terkait anggota DPRD yang terjerat kasus korupsi, hal ini diceritakannya pada saat setelah menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK di Aula Bhayangkari Mapolres Kota Malang. Sutiaji menyunggung mengenai pemeriksaan bagaimana kah jika sudah tidak ada DPRD yang bersangkutan karena telah diganti dengan anggota DPRD yang baru, lalu bagaimana dia harus bekerja apabila APBD nya pun telah diganti. Sehingga akan ada banyak sekali yang harus dipikirkannya.

 

Kini Sutiaji juga menghadapi isyu masalah Mahasiswa asal Papua yang membuatnya harus meminta maaf karena pernyataan yang dilakukan oleh Wakilnya Sofyan Edi Jarwoko.

 

Ternyata tidak mudah ya, menjadi Wali Kota Malang, sama halnya yang dihadapi oleh Sutiaji bahkan di hari pertamanya menjabat sebagai Wali Kota. Semangat terus Pak!

Artikel Lainnya :