Pahlawan Revolusi-Biodata, Biografi, Fakta Menarik lainnya

Posted on

Pahlawan Revolusi-Biodata, Biografi, Fakta Menarik lainnya

Pahlawan Revolusi

inibiodata.com – Kali ini kita akan membahas tentang pahlawan revolusi! diantara sobat inibiodata sekalian sudahkah kalian mengetahui apa itu pahlawan revolusi, siapa sajakah nama para pahlawan revolusi? untuk mengetahui tentang pahlawan revolusi mari kita simak penjelasan mendetailnya dibawah ini :

Pahlawan revolusi ialah gelar atau julukan yang diberikan kepada perwira militer yang telah gugur dalam tragedi 30 september 1965 atau yang dikenal dengan  ( G3oS/PKI) Sesuai dengan UU No 20 Tahun 2009. Sejak itu nama dari pahwalan revolusi sudah tidak asing lagi terdengar oleh kita, yang mana mereka telah memperjuangkan bangsa dan negara  kita untuk merebut kemerdekaan dari jajahan  jajahan negara sekutu. Beberapa perwira yang diberi gelar sebagai Pahlawan revolusi :

  • Jenderal (anm) ahmad yani
  • Letnan Jendral (anm) R. suprapto
  • Letnan Jendral (anm) S. parman
  • Letnan Jendral (anm) M.T. Haryono
  • Mayor Jendral (anm) Sutoyo Siswomiharjo
  • Mayor Jendral (anm) D.I. Pandjaitan
  • Kapten  (anm) Pierre Tendean
  • Aipda (anm) Karel Satsuit Tubun
  • Kolonel (anm) Sugiono
  • Brigadir Jendral (anm) Katamso Darmokusumo

Itulah beberapa nama yang diberi gelar Pahlawan revolusi sejak berlakunya undang undang no.20 tahun 2009 dengan landasan dasar penetapan. Mari kita bahas satu persatu perwira yang diberi gelar pahlawan revolusi yang sudah dijelaskan  diatas :

 

Biodata Jendral Ahmad Yani

  • Nama Lahir : Achmad Yani
  • Nama Panggilan : Yani
  • Tempat Kelahiran : Purworejo ( Jawa Tengah)
  • Tanggal Lahir : 19 Juni 1922
  • Istri : Yayu Rulia Sutowiryo Achmad Yani
  • Pekerjaan : TNI AD

 

Biografi Jendral Ahmad Yani

Achmad Yani kecil yang terlahir dari keluarga Wongsoredjo di sebuah desa di purworejo jawa tengah pada tanggal 19 juni 1922, keluarga achmad yani bekerja di pabrik gula yang dijalankan oleh belanda . Achmad yani atau yang dikenal dengan yani mulai beranjak pindah dengan keluarga batavia  pada tahun 1927,  dimana ayah yani saat itu bekerja untuk general belanda .

Saat dibatavia yanipun menjalankan pendidikan dasar (SD) sampai menengah atas (SMA), dan di lanjutkan keperguruan tinggi, kemudian beliau meninggalkan sekolah tinggi tersebut pada tahun 1940 untuk menjalani Wajib militer di tentara Hindia Belanda dan disana yani mempelajari tentang topografi militer, akan tetepi pendidikan atau pembelajaran yani tersebut terganggu oleh datangnya pasukan jepang  dijawa tengah pada tahun 1942, dan saat itu yani dan keluarganyapun pindah ke jawa tengah.

Setahun kemudian tepatnya 1943 ahmad yani bergabung dengan Tentara dan melalukan pendidikan lebih lanjut di kota magelang, selang beberapa bulan kemudian yani pun menyelesaikan pendidikan yang ia jalani. Merasa kurang puas ahmad yani pun kembali meminta dilatih sebagai komandan pleton peta dan yani dipindahkan ke bogor untuk menerima pelatihan tersebut sampai ia menjadi instruktur dan dikirim lagi kembali ke magelang.

Setelah Kemerdekaan, achmad yani bergabung dengan Tentara republik yang masih sangat muda dan berjuang untuk melawan para penjajah,  yani pun berhasil merebut kemenangan melawan inggris di magelang dan yani berjabat sebagai komandan. Sejak itu karir yani terus naik sampai akhirnya beliau gugur dalam tragedi G30S PKI.

 

Biodata Letnan Jendral R Suprapto

    • Nama lahir : R.Soeprapto
    • Nama panggilan : Soeprapto
    • Tempat lahir : Purwokerto jawa tengah
    • Pkerjaan : TNI AD
    • Masa jabatan : 1945 sampai 1965

Biodgrafi Letnan Jendral R. Suprapto

Seoranglaki laki yang lahir dipurwokerto pada tanggal 20 juni1920 yang diberi nama oleh orangtuanya Suprapto. Suprapto menjalankan pendidikan formalnya di Mulo (SMP) dan AMS (SMA) di yogyakarta yang ia slesaikan pada tahun 1941.Pada tahun inilah pemerintah belanda mengumumkan pecahnya perang dunia kedua. Ketika itulah suprapto mengikuti pendidikan militer Koninklijke Militaire Akademie yang berada di daerah bandung jawa barat.

Pendidikan militer yang ia ikuti ini pun tidak bisa diselesaikan (Tamat) oleh suprapto karena pasukan jepang yang telah datang di Indonesia, Oleh jepang inilah Suprapto dipenjarakan tetapi beliau bisa melarikan dirinya dari tawanan para penjajah jepang. Setelah Suprapto melarikan diri ia mengikuti kursus pelatihan pemuda, latihan seinendan, latihan keibodan, dan latihan syuisyintai.Beliau mulai bekerja dikantor Pendidikan Masyarakat.

Pada awal Kemerdekaan Suprapto merupakan orang yang telah berhasil merebut cilacap dan berjuang melawan pasukan jepang dan merebut senjata mereka. Selama di Tentara Keamana Rakyat suprapto mencatatkan sejarah, beliau ikut dalam pertempuran waktu diambarawa melawan tentara Inggris yang pasukannya dipimpin oleh seorang Panglima Besar Sudirman.

Setelah INDONESIA telah mendapat pengakuan kedaulatan, suprapto sering dipindah tugaskan dan tugas pertama beliau menjadi Kepala Staff Tentara dan teritorial atau T&T IV diponorogo, kemudian beliau ditarik ke jakarta menjabat sebagai Staf angkatan Darat dan tidak lama kemudian beliau menjadi Menteri Pertahanan.Setelah para pemberontak pramesta atau PRRI telah padam suprapto diangkat kembali menjadi Wakil Staff Angkatan Darat yang bermarkas dipulau Sumatra tepatnya di sumatara utara (Medan).Dari aktivitas yang sangat berbahaya tersebut, suprapto mampu bertahan dan pada akhirnya Suprapto pun menjadi korban Tewas dalam Gerakan G30S/PKI pada tahun 1965.

 

Biodata Letnan Jendral (anm) Siswondo parman

  • Nama Lahir : Siswondo Parman
  • Nama panggilan : Parman
  • Tempat Lahir : Wonosobo (jawa Tengah)
  • Taggal Lahir : 4 Agustus 1918
  • Pekerjaan : TNI
  • Masa jabatan : 1945samapai tahun 1965
  • Pangkat : Letnan Jendral

Biografi Letnan Jendral (anm) Siswondo parman

Siswando Parman lulusan sekolah tinggi yang berada dikota belanda tahun 1940 dan ia memasuki sekolah kedokteran akan tetapi tidak sampai selesai parman mau tidak mau harus meninggalkan sekolah kedokterannya dikarenakan Tentara jepang mulai menyerang. siswando Parman kemudian bekerja untuk Polisi Militer Jepang dan beliau ditangkap karena diketahui keraguannya atas kesetiaan terhadap jepang. Namun tidak lama kemudian parman pun dibebaskan dan ia langsung dikirim kejepang untuk pelatihan Intelejen dan beliau kembali lagi bekerja untuk kempeitai sampai akhir perang di yogyakarta.

Setelah Indonesia merdeka parman bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat dan pada akhir desember S parman diangkat menjadi Kepala Staf Polisi Militer pada tahun 1945 di yogyakarta. Setelah empat tahun kemudian s. parman menjadi Kepala staf gubernur militer dengan pangkat mayor.

Pada tahun 1951, Siswando Parman kemudian dikirim kembali kesekolah Polisi Militer yang berada di amerika serikat , setelah menyelesaikan pendidikanya parman kembali ke Indonesia dan diangkat menjadi Komandan Polisi Militer yang berada di jakarta tepatnya pada tanggal 11 n0vember 1951.kemudian pada tahun 1965 beliau Menjadi korban tewas yang di sebabkan oleh anggota G30SPKI yang mengatakan bahwa s. parman akan dibawa kehadapan presiden soekarno.

Biodata Letnan Jendral (anm) M.T. Haryono

  • Nama Lahir :Mas Tirto Haryono
  • Nama panggilan : Haryono
  • Tempat Lahir :Surabaya (Jawa Timur)
  • Tanggal Lahir : 20 Januari 1924
  • Pekerjaan : TNI AD
  • Masa Jabatan : 1945 sampai tahun 1965
  • Pangkat Jabatan: Letnan Jendral

Biografi Letnan Jendral (anm) M.T. Haryono

Mas Tirto Haryono merupakan lelaki yang terlahir pada tanggal 20 januari 1924 disurabaya yang terlahir dari anak seorang jkasa di sidoarjo. Pada umur 6 tahun haryono mulai masuk sekolah SD,dari SD inilah beliau bermain bergaul bersama temannya dan ia slelalu menjadi pemimpin dari teman teman nya tersebut sampai sampai dijuluki si kepala macan. Setelah tamat dari SD haryono melanjutkan pendidikanya SMP sampai SMA di HBS ( Hogere Burger School ) yang biasanya sekolahan itu hanya di peruntukan orang belanda saja.

Setelah tamat dari HBS pada tahun 1942 bersamaan dengan jepang masuk Indonesia, ia melanjutkan pendidikanya di perguruan tinggi Kedokteran yang dibuka oleh jepang sebagai Ikka dai Gakko. Setelah 3 tahun kemudian jepang menyerah dan Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya M.T Haryono Segera Masuk Di bidang militer. Dan selama perjuangan bersenjata M.T. Haryono tidak sempat memikirkan tentang perkawinannya.

Dan Pada akhirnya Haryono menikah dengan Mariatni putri Mr.Martokusomo yang pertunanganya diadakan pada 2 juli 1950, dan pda waktu itu juga Pemerintah memilih M.T. Haryono karena kefasihannya dalam berbahasa Belanda dan inggris untuk menjadi atase militer untuk negeri belanda.

Pada suatu malam tepatnya 1 oktober 1965 ada beberapa orang yang mendatangi rumahnya dan mengaku mereka sebagai anggota tjakrabirawa (Gerakan 30 september) yang mengatakan kepada istri Haryono bahwa beliau dipanggil oleh presiden
soekarno. Namun Haryono curiga kepada anggota tjakrabirawa dan langsung mematikan lampu dan haryo membisikkan kepada istrinya untuk pindah ke kamar anak anak mereka.

Anggota tjakrabirawa kemudian melepaskan tembakan terhadap haryono namun ia berlompat ke lantai dan haryono menunggu prajurit yang masuk ke kamarnya untuk merebut senjata mereka, namun haryono Gagal merebut senjata dan akhirnya M.T. Haryono pun tertembak dan tewas oleh Gerakan 30 september (anggota tjakbirawa).

Biodata Mayor Jendral (anm) Sutoyo Siswomiharjo

Nama Lahir : Sutoyo Siswomiharjo
Nama Panggilan : Sutoyo
Tempat Lahir : Kebumen ( Jawa Tengah )
Tanggal Lahir : 28 agustus 1922
Bintang : Leo
Kebangsaan : Indonesia
Pekerjaan : TNI AD
Masa Jabatan : dari tahun 1945 sampai tahun 1965
Pangkat Jabatan: Mayor Jendral

Biografi Mayor Jendral (anm) Sutoyo Siswomiharjo

Sutoyo Siswomiharjo telah mengecap pendidikan His (SD) dan AMS (SMP dan SMA) dan telah tamat sehingga beliau melanjutkan pendidikannya di Balai Pendidikan Pegawai Negeri sebelim menjadi seorang tentara.Karir sitoyo dibidang Militer dan beliau menjabat menjadi POLIsi militer saat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia Tahun 1945, kemudian karir sutoyo mulai melonjak dan ia diangkat menjadi Kolonel dan ia diberi jabatan sebagai IRKEHAD pada tahun 1961, Tiga tahun kemudian sutoyo naik pangkat menjadi Brigjen pada tahun 1964.

Setahun setelah ia naik jabatan menjadi brigjen , tepatnya pada tanggal 1 oktober 1965 Brigjen Sutoyo Siswimiharjo
diculik oleh pasukan tjakrabirawa dengan kekuatan satu pleton, mereka menanyakan kepada pembantu sutoyo untuk menyerahkan kunci menuju pintu tengah dengan menodongkan senjata.Setelah pintu dibuka oleh Sutoyo kedua anggota tjakrabirawa gerakan 30 september mengatakan kepada beliau bahwa Brigjend sutoyo dipanggil oleh presiden untuk menghadap beliau. saat berjalan sampai dihalaman rumah kemudian sutoyo dibawa menuju lubang buaya dan di aniaya sampai tewas oleh Gerakan 30 september.

Biodata Mayor Jendral (anm) D.I. Pandjaitan

  • Nama lahir : Donald Isaac Pandjaitan
  • Nama Panggilan : Pandjaitan
  • Tempat Lahir : Tapanuli (Sumatra Utara)
  • Tanggal Lahir : 9 Juni 1925
  • Pekerjaan : TNI AD
  • Istri : Marieke Pandjaitan

Biografi Mayor Jendral (anm) D.I. Pandjaitan

Pendidikan formal yang di awali pandjaitan selayaknya anak anak sebayanya dari SD, SMP, sampai SMA. Setelah tamat dari SMA Indonesia sedang dalam jajahan tentara jepang, sehingga ketika D.I Pandjaitan masuk menjdi anggota militer iapun haru mengikuti latihan Gyugun.

Setelah Indonesia merdeka ia ( D.I Pandjaitan) bersama dengan para pemuda pemuda untuk membentuk Tentara Keamanan Rakyat sehingga sampai menjadi TNI. Tugas pertama di TKR Pandjaitan ditugas kan menjabat menjadi Komandan batalyon setelah iitu kemudian beliau naik jabatan Komandan pendidik devisi IX banteng bukit tinggi an kemudian beliau naik jabatan lagi menjadi Kepala staf umum Komandan Tentara Sumatra.

Donald Isaac Pandjaitan pernah mengikuti kursus Militer Atase pada tahun 1956 dan ia ditugaskan di dearah bonn (Jerman Barat), bebrapa tahun kemudia tugas pandjaitan menjadi militer atase di boon pun telah selesai dan ia mengutuskan untuk pulang ke tanah air (INDONESIA). Tidak lama beliau di Indonesia D.I Pandjaita ditunjuk menjabat menjadi Asisten IV Angkatan Darat. Jabatan inilah yangterakhir di embannya ketika peristiwa G30 september itu terjadi.

Mereka masuk pagar rumah pandjaitan dan menembaki orang orang yang berada di teras D.I Pandjaitan mereka mengatakan ada panggilan tugas untuk pandjaitan,Sehingga Pandjaitan turun dengan berseragam lengkap untuk menjalani panggilan tugas yang diberikan (manipulasi), pandjaitan pun dibawa oleh PKI dan di tembak mati dilubang buaya.

Biodata Kapten  (anm) Pierre Tendean

  • Nama Lahir : Pierre Tendean
  • Tempat Lahir : Batavia (Hindia Belanda)
  • Tanggal Lahir : 21 februari 1939
  • Pekerjaan : TNI AD
  • Masa Jabatan : 1962 – 1965
  • Pangkat Jabatan : Kapten

Biografi Kapten  (anm) Pierre Tendean

Pierre tendean mengemban pendidikan Sekolah Dasar (SD) di magelang jawa timur, dan tiere tendean kemudian melanjutkan pendidikannya di Semarang saat SMP dan SMA. tendean sedari kecil bercita cita menjadi seorang Tentara yang sangat gagah perkasa, karena tekad kuat dan usaha tendean ia pun berhasil masuk dan bergabung dengan Akademi Teknik Angkatan Darat yang berada di daerah bandung (Jawa BARAT) pada tahun 1958.

Setelah Tendean lulus dengan pangkat Letnan Dua pada tahun 1961 dan kemudian beliau menjadi komandan pleton zeni di medan. Setelah setahun Kemudian tendean kembali mengikuti pendidikan sekolah Intelejen yang berada di ddaerah bogor (jawa Barat), setelah ia selesai mengikuti pendidikan tersebut pierre Tendean ditugaskan di Pusat Intelejen Angkatan Darat untuk menjadi mata mata ke malaysia.Pada tanggal 15 april 1965 pierre tendean naik pangkat menjadi letnan satu dan beliau ditugaskan menjai ajudan besar TNI Abdul haris nasution.

Setelah beberapa bulan kemudian tepatnya pada tanggal 1 oktober 1965 Gerakan 30 september (G30S/PKI) yang mendatangi Rumah kediaman Abdul Haris Nasution dengan tujuan untuk menculiknya. Tendean yang sedaang tidur pun langsung terbangun karena mendengar suara tembakan mereka, dan segera berlari menuju ke tempat terdengarnya suara tembakan tersebut. Sesampainya pierre tendean pada peristiwa tersebut ia langsung ditangkap oleh pasukan G30S yang mengira dirinya adalah Nasution dikarenakan dngan kondisi cuaca yang sangat gelap.Tendean lalu dibawa kesebuah rumah dan ditembak mati.

Biodata Aipda (anm) Karel Satsuitubun

  • Nama Lahir : Karel Satsuitubun
  • Nama Panggilan : Karel
  • Tempat Lahir : Maluku Tenggara
  • Tanggal Lahir : 14 oktober 1928
  • Pekerjaan : POLISI
  • Masa jabatan : 1945 sampai 1965
  • Pangkat Jabatan : Arjun Inspektur

Biografi Aipda (anm) Karel Satsuitubun

Karel Satsuitubun ketika ia telah lulus dri sekolah dan ia beranjak dewasa karel memutuskan untuk masuk menjadi anggota polri.Dengan keberuntungannya ia pun diterima dan langsung melakukan pendidikan polisi dan setelah selesai dari pendidikan karel pun ditugaskan di daerah ambon dengan kesatuan Brimob dengan pangkat Agen polisi kelas dua.

Setelah ia menjalani tugas beberapa tahun karel Satsuitubun ditarik ke jakarta dan naik pangkat menjadi agen polisi kelas satu.Ketika sukarno mengumandangkan trikora atau pengumuman yang isinya menuntun dan meninginkan kembalinya irian barat kepada Indonesia dari tangan para penjajah (Belanda), karel pun ikut serta dalam perjuangan melawan belanda demi kembalinya irian barat untuk indonesia. Tidak berhenti disitu saja Karelpun diberi tugas menjadi pengawal wakil perdana menteri dan kemudian pangkatnya terus naik naik sehingga menjadi Brigadir Polisi.

Karena menganggap pimpinan angkatan darat adalah penghalang bagi PKI,mereka berencana menculik dan membunuh seluruh perwira angkatan darat agar tidak ada yang menghalangi mereka untuk menggapai cita citanya.Sasaran m
mereka salah satunya adalah seorang Jendral A.H. nasution yang kebetulan juga bertetangga dengan perdana menteri yang dikawal oleh karel satsuitubun. Para penculik pun datang dan langsung menyerkap pengawal rumah sehingga terdengarlah suara kegaduhan oleh karel sehingga karel terbangun dan mencoba melawan untuk menembak para PKI.Malangnya,gerombolan para PKI pun menembak duluan karel satsuitubun sehingga membuat ia tewas.

Biodata Kolonel (anm) Sugiono Mangunwiyoto

  • Nama Lahir : Sugiono Mangunwiyoto
  • Nama Panggilan : Sugiono
  • Tempat Lahir : Sumbergiri (Gunung Kidul)
  • Tanggal Lahir : 12 agustus 1926
  • Pekerjaan : TNI AD
  • Masa Jabatan : 1945 sampai 1965
  • Pangkat Jabatan : Kolonel Infantri

Biografi Kolonel (anm) Sugiono Mangunwiyoto

Sugiono merupakan putra dari bapak Kasan Sumitrorejo seorang petani dan juga kepala kampung di desa gederan.Pendidikan formal telah dilalui oleh sugiono dan sugiono pernah mengikuti sekolah guru di wonosari. Setelah selai ia tidak menjadi guru yang sesuai dengan profesinya, tetapi ia lebih memilih untuk menjadi seorang militer dan tidak berlama lama ia langsung mengikuti pendidikan tentara peta yakni pembela tanah air.

Setelah selesai ia mengikuti pendidikan terebut sugiono langsung diangkat menjadi budanco atau komandan pleton yag berada di wonosari.Kariri sugiono sebagai militer tetap dilanjutkan setelah indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Saat pemerintah membentuk BKR (Badan Keamanan Rakyat) sugionopun ikut mendaftarkan diri sebagai anggota BKR.DEngan pangkat letnan duasugiono kembali diangkat menjadi komandan seksi 1 kompi 2 Batlyon 10 yang berada di daerah yogyakarta.

semenjak itu krirnya terus menaik dan ia juga menjabat sebagai komandan kodim yogyakarta dan staf korem 072 yang mana jabatan ini dipegang beliau sampai akhir hayatnya. Letnan kolonel sugiono menjadi tahanan dimarkas batalyon,mereka dijaga ketat dan rencana pembunuhan itupun sudah di susun oleh pemberontak. Kemudian,Pada tanggal 22 oktober 1965
tepatnya pukul 02:00 kuburan untuk beliau sudah disiapkan oleh PKI.Letnan kolonel sugiono mula mula dikluarkan oleh pemberontak dan dibawa dengan menggunakan mobil jes,sesampainya ditujuan sugiono pun disuruh turun dari mobil dan saat itulah si PKI memukul kepala Letnan kolonel sugiono hingga tewa dengan menggunakan kunci mortir dari belakang.

Biodata Brigadir Jendral (anm) Katamso Darmokusumo

  • Nama Lahir : Katamso Darmokusumo
  • Nama Panggilan : Katamso
  • Tempat Lahir : Sragen (Jawa timur)
  • Tanggal Lahir : 5 februari 1923
  • Pekerjaan : TNI AD
  • Masa Jabatan : 1945 sampai 1965
  • Pangkat Jabatan : Brigadir Jendral

Biografi Brigadir Jendral (anm) Katamso Darmokusumo

Semasa kecilnya beliau mengemban pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah (SMP & SMA), setelah lulus sekolah beliau melanjutkan pendidikannya menjadi tentara peta di daerah bogor.
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya Katamso mengikuti TKR ( Tentara Keamanan Rakyat ) dan lama kelamaan akan menjadi seorang TNI (Tentara Nasional Indonesia).Beliau memimpin pasukan yang melawan belanda dan mengusir belanda dari INdonesia.

Pada tahun 1963 katamso naik pangkat dan menjabat menjadi Komandan korem 072 kodam VII yang berada didaerah yogyakarta, dan untuk menghadapi sebuah kegiatan atau pemberontakan PKi beliau aktif membina mahasiswa dan memberi mereka bekal latihan militer.

Yogyakarta tepat pada tanggal 1 oktober 1965 telah terjadi kudeta oleh PKI dengan menculik para jendral yang berada di jakarta. Pki saat itu telah menguasai RRI , serta korem 072 dan mereka mengumumkan pembentukan Dewan Revolusi.Kemudian pada sore hari PKI menculik Kolonel katamso beserta stafnya dan mereka dibawa kedaerah kentungan dan dilakukan pemukulan terhadap dua perwira tersebut dengan menggunakan kunci mortar hingga kolonel katamto tewas.

Fakta Menarik Pahlawan Revolusi

Semua jendral jendral yang menurut PKI menghalangi cita cita mereka maka akan diculik dan dibunuh, dengan mengatas namakan soekarno sehingga mereka percaya menuruti apa kata PKI tersebut, Sehingga para PKI dengan sangat mudah membunuh Para jendral jendral Angkatan darat.

Sekian dulu yaa sobat yang kita bahas mengenai Pahlawan Revolusi , Biodata Biografi dan Fakta menariknya.Semoga bermanfaat untuk teman teman semua dan kalian dapat mengetahui Nama nama para pahlawan revolusi, serta mengetahui betapa luar biasanya mereka melakukan perjuangan untuk membuat negara kita tercinta ini (INDONESIA) menjadi merdeka.Terimakasih

Artikel Lainnya :