Haris Azhar – Biodata, Biografi, Profil dan Fakta Menarik Lainnya

Posted on

Haris Azhar – Biodata, Biografi, Profil dan Fakta Menarik Lainnya

Salah satu saksi yang diajukan oleh tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yaitu Haris Azhar yang membatalkan diri untuk hadir dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK), pada hari Rabu, 19 Juni 2019. Surat yang dikirimkan olehy dirinya ke MK, menyatakan bahwa tidak bersedia menjadi saksi mewakili Kepala Kepolisian Sektor Pasirwangi, Garut, Jawa Barat, AKP Sulman Aziz.

Alasannya yakni bantuan yang diberikan kepada Sulman sebelumnya murni sebagai advokat. Haris juga menilai bahwa calon presiden dari kedua kubu yang bertarung dalam pilpres 2019, yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto sama-sama memiliki catatan tentang hak asasi manusia. Ingin lebih mengetahui kehidupan Haris Azhar? Simak artikel berikut.

Biodata dan Biografi Haris Azhar

Haris Azhar lulusan fakultas hukum dari Universitas Trisakti pada tahun 1999. Kemudian pada tahun 2010 ia mendapatkan gelar MA dalam bidang HAM di University of Essex di Inggris. Namun, pada tahun 2000-2003 ia sempat kuliah pascasarjana jurusan Filsafat di Universitas Indonesia sekaligus kuliah jurusan Sosiologi di Universitas Terbuka.

Pria yang lahir pada tanggal 10 Juli 1975 di Jakarta ini mengawali karirnya pada tahun 1999 di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras). Saat itu berbagai posisi ia pernah dijajalnya. Mulai dari sukarelawan divisi advokasi, kepala dokumentasi penelitian biro kepala riset, investigasi dan biro database, anggota staf monitoring dan biro riset, Wakil Koordinator Kontras serta puncaknya pada saat ia menjadi Koordinator KontraS tahun 2015.

Sepanjang perjalanan dirinya di KontraS, berbagai macam isu yang berhubungan dengan HAM di Indonesia dan Asia Tenggara tengah ia tangani. Karena dirinya bukanlah orang yang pasif, ia juga banyak berperan dalam litigasi HAM dan kepentingan publik, mengkampanyekan, mempromosikan, mempublikasikan tulisan serta membela isu-isu HAM dalam berbagai kesempatan.

Pada tahun 2012-2015, Haris menjadi salah satu anggota Executive Committee of Forum-ASIA (Asian Wide human rights organisation) and become of Deputy Chair of INFID-Indonesia (2014-2017). Pada tahun yang sama 2012-2015, karirnya berkembang, kini ia menjadi anggota Komite Eksekutif Forum-ASIA (organisasi HAM Seluruh Asia) dan juga Wakil Ketua INFID-Indonesia periode 2014 hingga 2017.

Di bawah masa jabatannya, KontraS pernah dianugrahi berbagai pernghargaan dunia. Pada tahun 2012 KontraS mendapat “Emilio Mignone Human Rights Award” oleh pemerintah Argentina and LSM yang disebut dengan CLES. Sebuah sertifikat pengakuan dari AMAN ketika AMAN merayakan hari jadi yang ke 20 pada tahun 2011 tentang kontribusi KontraS di bidang perdamaian dan HAM. Pada tahun 2014 Ia pun dianugrahkan sebagai Generasi Baru yang Beraksi oleh I-Radio Jakarta dan pada tahun 2015 ia disebut sebagai aktivis terbaik yang diberikan oleh iNews TV.

Selepas dari KontraS ia ditawari kuliah S3 bidang HAM, bahkan saat seleksi komisioner Komnas HAM, ia memutuskan untuk mendirikan Lokataru bersama rekan-rekannya dan menjadi Direktur Eksekutif. Lokataru berasal dari kata Sansekerta yang artinya yaitu pohon ide yang universal. Sebuah analogi dari cita-cita pendirian organisasi ini yaitu untuk memperkuat advokasi Hukum dan HAM di Indonesia. Sejak berdiri hingga saat ini Lokataru aktif merespon berbagai peristiwa yang berkaitan dengan hukum dan HAM.

Pria yang biasa bangun pada jam 5 sampai 6 pagi ini juga merupakan CEO dari hakasasi.id. Ini adalah platform riset berbasis cloud yang dipenuhi dengan data dan informasi terkait hak asasi manusia termasuk di Indonesia. Hakasasi.id merupakan sebuah kreasi baru untuk menyadarkan bahwa hak asasi manusia bukan sekedar politis dan rumit, tetapi juga masalah harian yang mudah dipahami.

Selain bergabung dalam organisasi HAM, pria yang hobinya jogging dan minum cappuccino ini adalah seorang pengajar. Dirinya mengajar di Universitas Trisaksi tempatnya ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan di Jentera Law School.

Profil Haris Azhar

Nama Lengkap : Haris Azhar
Tanggal Lahir : 10 Juli 1975
Tempat Lahir : Jakarta
Zodiak : Cancer
Akun Instagram : @azharharis
Akun Twitter : @haris_azhar

Fakta Menarik Lainnya

1. Pada tahun 2010 Haris Azhar menyelesaikan gelar S2-MA di University of Essex di Inggris. Ia kuliah untuk memperdalam Teori Hak Asasi Manusia dan Praktik.
2. Dirinya pernah mengajar di Universitas Trisakti dan Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dan ia pun lulusan S1 dari Trisakti pada tahun 1999.
3. Dari cintanya terhadap dunia hukum dan HAM membuat ia mendirikan organisasi yaitu Lokataru dan mendirikannya bersama teman-temannya.
4. Pada tahun 2016, Haris pernah berurusan dengan TNI. Saat itu, dirinya tengah menuliskan testimoni korban eksekusi mati Freddy Budiman yang menyebutkan ada keterlibatan dengan TNI, Polri dan BNN dalam peredaran narkoba.

Itulah sosok Haris Azhar yang selalu mengedepankan HAM. Semangatnya patut di contoh dan mengispirasi untuk semua kalangan. Semoga bermanfaat..!

Artikel Lainnya :

BJ Habibie – Biografi, Biodata, Profil dan Kabar Terbarunya

Elza Syarief – Biodata, Biografi, Fakta Menarik Lainnya

Nadiem Makarim – Biodata, Biografi, Cerita Kesuksesan Dirinya