DANDIM KENDARI : Biodata, Biografi, Profil dan Fakta menarik lainnya

Posted on

DANDIM KENDARI : Biodata, Biografi, Profil dan Fakta menarik lainnya

Hendri suhendri
Hendri suhendri

Inibiodata.com – Kurang beruntung, mungkin inilah permasalahan yang sedang di alami oleh seorang petinggi militer TNI ( Tentara Nasional Indonesia ) Angkatan Darat di Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu mantan Komandan KODIM ( Dandim ) 1417 Bapak Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi ( HS ) yang terpaksa dicopot jabatannya oleh Kepala Staff Angkatan Darat ( KSAD ) Bapak Jendral Andika Perkasa.

Padahal jabatan ini baru saja didudukinya ( Hendi Suhendi ) dalam kurun waktu dua bulan yang lalu namun beliau harus merelakan jabatan tesebut dicopot sebagai sanksi administrasi militer dikarnakan sang istri Irma Zulkifli Nasution ( IZN ) dikabarkan telah melakukan penyebaran berita bohong ( hoax ) yang dinilai berunsur sara juga ujaran kebencian terhadap peristiwa yang menimpa Menkopolhukam ( WIRANTO ) beberapa hari yang lalu dalam unggahan nya di media social akun miliknya, tak beruntungnya lagi sang mantan Komandan KODIM ( Hendi Suhendi ) harus menjalani hukuman kedisiplinan berupa penahanan terhadap dirinya selama 14 hari lamanya, benar benar merupakan kenyataan pahit bagi Hendi Suhendi, sebelum kita melanjutkan ulasan tentang persoalan ini ada baiknya kita kupas sedikit tentang biodata Hendi Suhendi berikut ini :

 

BIODATA KOLONEL HENDI SUHENDI

Nama                         : Hendi Suhendi

Nama Panggilan      : Hendi

Alamat Sekarang     : Kendari Sulawesi Tenggara

Pekerjaan                  : T N I ( Tentara Nasional Indonesia ) Angkatan Darat

Pangkat                     : Kolonel Kavaleri

Jabatan Terakhir      : Mantan Komandan KODIM ( Komando Distrik Militer )

Istri                              : Irma Zulkifli Nasution

BIOGRAFI KOLONEL HENDI SUHENDI

Malang tak dapat di elak untung tak dapat diraih, suatu keapesan yang tidak hanya Kolonel Hendi Suhendi saja mengalami permasalahan semacam ini belakangan ini, hal yang sama juga telah menimpa kepada satu orang anggota TNI AD yang berasal dari Provinsi Bandung Jawa Barat berpangkat Serda ( Z ) Bintara dari kesatuan Det Kav Berkuda, juga harus mempertanggung jawabkan perbuatan yang dilakukan oleh sang istri tercinta ( LZ ) dengan mengunggah sesuatu yang bermuat ujaran kebencian pula terhadap insiden di pandeglang banten yang menimpa Menkopolhukam ( WIRANTO ) kemarin tersebut.

Sebagai anggota dari instansi yang dikenal akan kedisiplinan yang tinggi yaitu TNI ( Tentara Nasional Indonesia ) mereka mempunyai sumpah prajurit ( Sapta Marga ) dan kode etik yang harus dipatuhi dalam doktrin mereka sebagai seorang prajurit pagar Negara tersebut, tentu saja hal semacam ini tidak semestinya harus terjadi apalagi dengan factor kesengajaan menyebarkan sesuatu informasi yang mengadung hujatan atau nyinyiran di social media akun pribadi atau sejenisnya kepada seorang pejabat tinggi Negara seorang menteri cabinet tanpa mengetahui jelas apa yang terjadi sebenarnya.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula satu pengibaratan terhadap seorang anggota TNI berpangkat Kolonel Kavaleri ( Hendi Suhendi ) harus bertanggung jawab terhadap satu kesalahan yang sama sekali tidak dia lakukan bahkan mungkin dirinya ( Hendi ) tidak mengetahui bahwa sang istri telah melakukan perbuatan tersebut, namun apa daya nasi sudah menjadi bubur, hujan yang sudah jatuh menimpa kepala tidak dapat di elakkan lagi, sebagai seorang prajurit panutan masyarakat beliau ( Hendi ) harus patuh dan taat terhadap peraturan yang berlaku dan sumpahnya sebagai seorang prajurit Tentara.

PROFIL KOLONEL HENDI SUHENDI

Kolonel Hendi Suhendi semasa dia menjabat sebagai Komandan KODIM di Kendari Sulawesi Tenggara dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini sebelum dicopot kedudukannya, beliau dikenal oleh para bawahannya sebagai sosok seorang pemimpin yang tegas dan mempunyai loyalitas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pria jebolan sekolah calon perwira dari AKABRI di masa 1993 atau kurang lebih 26 tahun silam ini sebelumnya ( 2011 ) beliau pernah menjabat sebagai Komandan KODIM 0303 di Bengkalis yang setelah itu dia dipercayakan oleh atasannya untuk bertugas di Negara RUSIA ( MOSCOW ) sebagai prajurit pertahan sampai di tahun 2018 kemarin.

Sampai akhirnya beliau ditunjuk kembali untuk menjabat sebagai Komandan KODIM di kendari dua bulan yang lalu, beliau juga sempat mengikuti upacara pelaksanaan naik pangkat terhadap 14 orang personilnya, dengan tegas beliau menyampaikan amanat kepada seluruh peserta yang hadir dalam perayaaan tersebut bahwasanya dalam melakukan sesuatu hendaknya ditelaah terlebih dahulu dan apa yang hendak diperbuat tidak boleh sampai menyinggung dan membuat suatu permasalahan.

Tak dinyana pesan moral yang dititipkannya itu menjadi boomerang sendiri terhadap dirinya dalam kariernya, baiklah pemirsa baca yang baik hati, demikian ulasan kita kali ini terhadap DANDIM KENDARI, Biodata, Biografi, Profil dan Fakta menarik lainnya, hendaknya kita dapat memetik satu pembelajaran berharga dari apa yang sudah kami rangkum dalam artikel ini, supaya kedepannya kita mesti bersikap lebih bijaksana dalam mengungkapkan apa yang menjadi pendapat dan aspirasi, kami cukupkan demikian dulu dan jangan lupa selamat membaca kembali.

Artikel Lainnya :