Biografi & Profil BJ Habibie – Pendidikan, Pengalaman, prestasinya

Posted on

Biografi & Profil BJ Habibie – Pendidikan, Pengalaman, prestasinya

Nama Lahir Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang lebih dikenal dengan BJ Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan disegani di Indonesia. Beliau berkiprah tidak hanya di Indonesia saja, melainkan juga di luar negeri. Kalau kamu ingin tahu lebih dalam mengenai sosok beliau, simak ulasan profil dan biografi lengkap BJ Habbie berikut ini.

Bj Habibie
Bj Habibie

Biografi B.J. Habibie

Nama : Bacharuddin Jusuf Habibie
Tempat, Tanggal Lahir :Parepare, 25 juni 1936
Warga Negara :Indonesia
Profesi :Insinyur, Politikus
Pasangan :Hasri Ainun Besari (1962–2010)
Anak : Ilham Akbar, Thareq Kemal
Orangtua : Abdul Jalil Habibie (Ayah), Tuti Marini Puspowardojo (Ibu)

Mungkin kamu mengenal BJ Habibie sebagai sosok presiden yang memimpin Indonesia paling singkat, yaitu hanya satu setengah tahun saja. Namun, sebenarnya ada banyak sekali informasi tentang beliau yang perlu kamu tahu dan patut untuk dijadikan teladan. Tentunya kamu penasaran bukan?, jangan Khawatir semuanya akan terjawab di sini.

Selain sebagai presiden, beliau juga dikenal sebagai sesorang yang jenius dengan IQ 200. Beliau beruntung terlahir di keluarga terpelajar yang membuatnya mendapat kesempatan untuk terus mengasah kemampuan berpikirnya tersebut. Meskipun begitu, jalan yang beliau tempuh untuk menggapai mimpinya tentu tidak semulus yang dibayangkan.

Melalui biografi BJ Habibie lengkap nanti, kamu tak hanya akan membaca mengenai perjalanan pendidikan dan kariernya, tapi juga mengenai kisah asmaranya. Beberapa tahun yang lalu, kamu pasti pernah mendengar sebuah perilisan film Indonesia yang fenomenal berjudul Habibie & Ainun, kan? Nah, film tersebut diangkat berdasarkan kisah beliau dan sang istri.

Setelah membaca sedikit fakta di atas, mungkin kamu jadi semakin tidak sabar untuk menyimak ulasan profilnya. Kalau begitu langsung saja simak profil dan biografi BJ Habibie lengkap di bawah ini.

Kehidupan Pribadi

Saat mencari biografi BJ Habibie, mungkin salah satu pertanyaan yang muncul di benakmu adalah mengenai kehidupan pribadinya. Jangan Khawatir lewat artikel Biodata dan Biografi Bj Habibie ini , Akan terjawab semua tentang kehidupan beliau. Tak hanya mengenai kisah masa kecil, tapi juga kisah cintanya yang legendaris.

1. Masa Kecil Bj Habibie

Beliau lahir dari pasangan Suami Istri yang bernama Alwi Abdul Jalil Habibie dan Tuti Marini Puspowardojo pada tanggal 25 Juni 1936. Ayahnya berasal dari Gorontalo, sedangkan sang ibu berasal dari Yogyakarta. Beliau adalah anak keempat dari delapan bersaudara.

Sejak kecil, pria yang akrab disapa Rudy ini memang dikenal sebagai anak yang cerdas dan gemar membaca buku. Suatu hal yang tidak mengherankan bila melihat latar belakang orangtuanya yang merupakan lulusan perguruan tinggi ternama di Indonesia. Apalagi, sang ayah juga merupakan seorang ahli pertanian.

Selain belajar mengenai ilmu eksakta di sekolah, beliau juga dididik oleh kedua orangtuanya mengenai ilmu agama serta tradisi-tradisi leluhur. Hal ini dilakukan supaya beliau dan ketujuh saudaranya tidak hanya pintar, tapi juga mampu bersikap dan membawa diri dengan baik.

Laki-laki kelahiran Parepare ini menghabiskan masa kecilnya dengan berpindah di beberapa tempat mengikuti tugas sang ayah. Pada tahun 1947, beliau bersama keluarga pindah ke Makassar karena Alwi Abdul Jalil dipromosikan menjadi Kepala Pertanian untuk wilayah Indonesia Timur.

Berselang tiga tahun kemudian, tiba-tiba sang ayah meninggal dunia karena serangan jantung. Setelah kepergian sang ayah, ibunya pun memutuskan untuk pindah ke Bandung supaya anak-anak mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

2. Pendidikan BJ Habibie

Berjuang hidup yang begitu keras berawal ketika keluarga Habibie pindah ke Bandung. Ibunya yang seorang single parent harus menjadi tulang punggung keluarga dan membiayai semua kebutuhan, termasuk pendidikan anak-anaknya. Untuk bertahan hidup, sang ibu membuka usaha katering.

Pengorbanan yang dilakukan oleh Tuti Martini nyatanya tidak sia-sia. Apalagi ketika melihat semangat dan prestasi BJ Habibie di sekolah. Semasa beliau bersekolah di bangku SMA, prestasinya semakin membanggakan, terlebih pelajaran tentang ilmu eksakta.

Setelah lulus SMA, beliau kemudian melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan mengambil jurusan teknik mesin. Pada saat beliau masih kuliah, Presiden Soekarno membuka beasiswa bagi siswa cerdas dan berprestasi untuk menimba ilmu di luar negeri.

Mulanya, Beliau berniat untuk melamar beasiswa itu, bagi dirinya yang mempunyai kecerdasan diatas rata rata Albert Einstein ini tentu akan mudah. Sayangnya, sang ibu tidak memperbolehkannya. Ibunya bukan bermaksud untuk melarangnya untuk menimba ilmu di luar negeri, akan tetapi beliau ingin menyekolahkan BJ Habibie dengan jerih payahnya sendiri.

Setelah uang terkumpul, BJ Habibie akhirnya bisa berangkat ke Jerman dan meninggalkan pendidikannya di ITB yang baru dilakoninya selama enam bulan saja. Di negara tersebut, beliau melanjutkan pendidikan sarjananya di Rheinisch-Westfälische Technische Hochschule Aachen dengan mengambil jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi Konstruksi Pesawat Terbang.

Mungkin kamu bertanya-tanya, apa yang melatarbelakangi beliau untuk mengambil jurusan tersebut? Hal tersebut tak lain dan tak bukan adalah karena keinginannya yang untuk memajukan Indonesia dengan membuat pesawat. Jika Indonesia bisa membuat pesawat sendiri, tentunya menghubungkan berbagai daerah di Indonesia akan lebih cepat sehingga negeri ini akan cepat berkembang.

Saat menempuh pendidikan di Jerman, beliau tidak hanya belajar, tapi juga mengikuti kerja praktik. Beliau bertekad untuk sukses supaya bisa membalas jasa ibunda yang telah bersusah payah membiayai kuliahnya yang tidak sedikit. Usahanya membuahkan hasil, beliau lulus dari perguruan tinggi tersebut dengan predikat summa cumlaude.

Setelah lulus pendidikan S1, BJ Habibie melanjutkan pendidikan S2-nya di tempat yang sama. Inilah sedikit mengenai riwayat pendidikan beliau yang bisa kamu simak di biografi BJ Habibie lengkap ini.

3. Kisah Asmara

Ketika membaca biografi BJ Habibie lengkap, bisa jadi ulasan mengenai kisah asmara beliau adalah hal yang kamu tunggu-tunggu. Pasalnya, kisah cinta beliau begitu manis dan mengharukan, bahkan sampai dibuat filmnya, lho. Kamu udah nonton belum?

Untuk kamu yang belum menonton film berjudul Habibi & Ainun, tidak usah kecewa karena di sini kamu bisa membaca sedikit kisah cinta tersebut. Dalam sebuah wawancara, BJ Habibie mengaku dulunya tidak tertarik dengan sang istri. Kalau pun merasa tertarik, beliau merasa kurang pantas bila bersanding dengan dengan Ainun karena banyak laki-laki dari keluarga kaya yang mendekati wanita cantik ini.

Kedua sejoli tersebut sudah saling mengenal dalam waktu yang lama, tepatnya sejak masing-masing berusia 12 tahun. Dulu, BJ Habibie sering pergi menemui ayah Ainun untuk bertukar pikiran dan bertanya mengenai suatu hal yang tidak beliau mengerti. Beliau pun mengatakan bahwa ayah Ainun adalah seorang yang pintar.

Kedekatan BJ Habibie dengan ayah Ainun ternyata sempat dimanfaatkan oleh teman-teman beliau yang ingin mendekati Ainun. Teman-temannya selalu mengajak beliau saat mau “ngapel” dengan Ainun dan membiarkan Habibie mengobrol dengan sang ayah yang terkenal galak. Kira-kira ada dari kamu yang pernah menggunakan trik ini juga?

Terlepas dari semua itu, nyatanya Habibie dan Ainun kerap dijodohkan oleh orang-orang sekitarnya. Saat mengenyam bangku SMA, keduanya yang merupakan murid berprestasi ini juga sering dijodoh-jodohkan oleh para guru di sekolah.

BJ Habibie muda merasa agak risih dengan perjodohan tersebut karena beliau tidak memiliki perasaan lebih. Untuk menutupinya, beliau mengejek Ainun gendut dan jelek.

Hingga kemudian, beliau memutuskan untuk pergi kuliah ke Jerman sehingga tidak bertemu dengan Ainun selama delapan tahun. Saat beliau kembali ke Indonesia, keduanya bertemu kembali. Kali ini, malah ibu Habibie yang ingin sekali menjodohkan mereka karena beliau takut Habibie ikut terpengaruh pergaulan di luar yang bebas.

Kemudian, mereka pun menjalin hubungan dan menikah pada pada tahun 1962. Dari pernikahan tersebut, beliau dikaruniai dua anak laki-laki, yaitu Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal.

Perjalanan Karier BJ Habibie

Tadi kamu membaca sedikit mengenai kehidupan masa kecil, pendidikan, hingga kisah asmara BJ Habibie, kan? Nah sekarang kita beralih ke perjalanan karier BJ Habibie , simak keterangan berikut ini :

1. Karier di Dunia Penerbangan

Seperti yang telah kamu simak dalam biografi BJ Habibie lengkap di atas, kamu mungkin telah mendapatkan sedikit latar belakang mengenai pendidikannya. Setelah menikah dengan Hasri Ainun Habibie, beliau kemudian melanjutkan pendidikan doktornya di Jerman pada tahun 1962. Hanya dalam kurun waktu tiga tahun, beliau berhasil mendapatkan gelar Doktor Ingenieur dengan predikat summa cum laude.

Selepas menyelesaikan studi doktoralnya, BJ Habibie bekerja sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan Analisis Struktur Pesawat Terbang di perusahaan Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB) selama empat tahun, yaitu pada tahun 1965–1969. Selanjutnya pada tahun 1969–1973, beliau dipercaya menjabat sebaai Kepala Divisi Metode dan Teknologi Industri Pesawat Terbang Komersial dan Militer.

Kemudian, beliau naik jabatan dan dipercaya sebagai Vice President sekaligus Direktur Teknologi di perusahaan tersebut. Jabatan itu menjadikan beliau sebagai satu-satunya orang Asia yang mempunyai kedudukan tinggi di perusahaan pesawat terbang terkemuka di Jerman.

Tak hanya mempunyai karier yang cemerlang, BJ Habibie juga disegani oleh banyak orang di sana. Apalagi selama bekerja di perusahaan tersebut, beliau banyak melakukan penelitian dan berhasil menyumbang beberapa teori untuk bidang Thermodinamikan, Konstruksi, dan Aerodinamika.

Dengan didasari wujud rasa cintanya terhadap tanah air, beliau merekomendasikan 40 insinyur Indonesia sehingga bisa bekerja di MBB. Hal tersebut beliau lakukan untuk mempersiapkan SDM kalau nantinya mereka akan membuat produk industri dirgantara dalam negeri. Inilah sedikit ulasan mengenai karier di dunia penerbangan yang bisa kamu baca dalam biografi BJ Habibie lengkap ini.

2. Karier Politik

Apakah kamu penasaran mengenai awal kisah pria yang berzodiak Gemini ini bisa terjun ke dunia politik? Untuk menghilangkan rasa penasaran mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Pada tahun 1974, Presiden Soeharto mengirim seseorang untuk menemui BJ Habibie dan membujuknya pulang. Tanpa berpikir panjang, BJ Habibie pun menyetujui permintaan tersebut dan kembali ke Indonesia.

Sekembalinya di tanah air, beliau diangkat sebagai penasihat pemerintah di bidang Teknologi Pesawat dan Teknologi Tinggi oleh Presiden Soeharto. Beliau menduduki jabatan tersebut sampai tahun 1978.

Tahun berikutnya, beliau diangkat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi. Jabatan sebagai menteri tersebut diembannya cukup lama, yaitu sejak tahun 1978 hingga 1998.

Kariernya di pemerintahan tidak sampai di situ saja. Pada tahun 1998, BJ Habibie menduduki jabatan sebagai Wakil Presiden Kabinet Pembangunan VII. Namun, jabatan beliau sebagai wakil presiden hanya dijabat selama tiga bulan saja.

Pada tahun 1998, terjadi kekacauan di Indonesia yang diakibatkan oleh ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahan Orde Baru yang dipimpin Soeharto. Rakyat pun mendesak Presiden Soeharto untuk meninggalkan jabatannya sebagai presiden. Kemudian, Diangkatlah Bapak BJ Habibie menjadi Presiden berdasarkan Pasal 8 UUD 1945.

Awalnya, pengangkatan BJ Habibie sebagai presiden tersebut menimbulkan kontroversi. Pasalnya, banyak rakyat yang skeptis karena berpikir bahwa beliau pasti hanya akan mewarisi kebijakan sebelumnya. Namun, beliau dapat membuktikan bahwa hal tersebut tidak benar.

Masa pemerintahan Presiden BJ Habibie hanya berlangsung singkat, yaitu dari tanggal 21 Mei 1988–20 Oktober 1999. Meskipun begitu, kebijakan yang beliau buat pada periodenya dapat mengatasi carut marut yang terjadi dalam pemerintahan sebelumnya.

Beberapa kebijakan tersebut adalah melakukan reformasi pembangunan. Disisi Lain, BJ Habibie pun Mengeluarkan Kebijakan Kebijakan yang begitu penting, yaitu bebas menyampaikan pendapat. Sebuah perubahan yang signifikan mengingat pada periode sebelumnya, hak tersebut seolah terenggut dari rakyat.

Selain itu, beliau juga berhasil membentuk tiga undang-undang demokratis yang mengatur tentang partai politik, pemilu, dan susunan kedudukan DPR/MPR. Di tahun yang sama, beliau juga menetapkan Tap MPR No XII/MPR/1998 yang mengatur tentang masa jabatan presiden, yaitu hanya dua periode saja.

Prestasi BJ Habibie

Dalam biografi BJ Habibie lengkap ini, ulasan mengenai prestasi beliau juga tidak boleh dilewatkan. Mau tahu apa saja?

Salah satu prestasi membanggakan yang ditorehkan oleh laki-laki jenius ini adalah menemukan rumus yang bisa menghitung retakan pada atom-atom pesawat terbang, Sekarang rumus tersebut dikenal dengan sebutan Rumus Faktor Habibie.

Temuannya tersebut menjadi terobosan yang luar biasa di dunia penerbangan. Hingga saat ini, teori yang dicetuskan oleh beliau banyak digunakan oleh perusahaan penerbangan dunia.

Selain itu, NASA juga pernah membeli desain pesawat DO-31 yang dibuatnya. Pesawat tersebut bukan satu-satunya yang dibuat, pasalnya beliau juga sudah berhasil membuat pesawat N20 Gatot Kaca yang merupakan pesawat pertama buatan Indonesia.

Tak hanya itu, pada tahun 1992 beliau juga mendapatkan penghargaan Theodore von Karman Award dari International Council of the Aeronautical Sciences. Penghargaan ini setara dengan Noble, lho. Keren banget, ya, beliau? Sangat patut untuk dicontoh oleh generasi muda.

Demikian penjelasan secara lengkap tentang seputar BJ Habibie dari biodata, biografi sampai dengan seputar prestasi yang ia miliki

 

Baca Juga Artikel Kami Lainnya :