Biodata Rio Reifan – Profil, Dan Berita Terbarunya

Posted on

Biodata Rio Reifan – Profil, Dan Berita Terbarunya

Ibarat sebuah kata pepatah yang mengatakan “Hanya Keledai yang jatuh dua kali ke lubang yang sama,” sepertinya pepatah ini tak hanya berlaku untuk keledai saja ya, karena hal ini juga terjadi pada pesinetron bernama Rio Reifan yang tak hanya jatuh untuk kedua kalinya ke lubang yang sama namun telah ketiga kali pesinetron ini jatuh ke dalam lubang yang sama, seolah tidak belajar dari kesalahan sebelumnya Rio Reifan kembali tertangkap karena penyalahgunaan narkoba. Berikut ini adalah Biodata Rio Reifan lengkap dengan berita terbarunya.

Rio Reifan merupakan aktor sinetron yang sempat membintangi beberapa judul sinetron besar seperti Tukang Bubur Naik Haji, Wulan, Cahaya dan Intan. Pria berdarah Minang ini lahir pada 25 Februari 1985.

Sempat menghilang dari dunia hiburan setelah kasus penyalahgunaan obat obatan terlarang pada beberapa tahun lalu, kini nama Rio Reifan kembali jadi perbincangan, sayangnya kali ini Rio hadir bukan karena karya yang dibuatnya namun karena berita buruk yang tengah menimpanya yakni mengenai berita penangkapan yang terjadi pada Rio Reifan pada 14 Agustus 2019, kemarin.

Ya, untuk ketiga kalinya pesinetron tampan ini terjerat kasus narkoba, seolah tak jera setelah kasus narkobanya yang terakhir, Rio Reifan mengaku telah lepas dari jerat narkoba dan berusaha untuk menjalani hidup dengan lebih baik, terlebih pria tampan ini telah menikah dengan perempuan cantik bernama Henny Mona pada tahun 2018 lalu.

Sempat tak mau mengakui perihal penangkapan suaminya, akhirnya Henny Mona meminta maaf pada seluruh awak media dan meminta dukungan bagi suaminya yang sekarang telah berada di balik jeruji besi untuk ketiga kalinya dengan kasus yang sama. Tak hanya itu saja, Henny Mona juga meminta diberikan privasi dan tak henti memberikan dukungan untuk sang suami melalui akun Instagramnya.

Seperti yang telah diberitakan, Rio Reifan ditangkap oleh Tim Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada 14 Agustus 2019 di rumahnya karena penyalahgunaan narkotika, tak hanya menangkap Rio Reifan saja namun polisi juga menangkap dua rekan Rio di tempat yang sama.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebutkan jika penangkapan pada Rio ini sendiri sebenarnya berlangsung pada hari Selasa keitar pukul 14.30 WIB, yang dilakukan di daerah Pondok Gede, Kota Bekasi di sebuah rumah yang merupakan milik keluarganya.

Kombes Pol Argo Yowono sendiri mengungkapkan jika pada saat ini masih terdapat 2 orang lagi yang diamankan dari rumah yang sama dan hingga saat ini masih didalami kembali peristiwa penangkapan tersebut.

Namun masih belum dijelaskan secara jelas mengenai peran dari kedua orang yang ikut diamankan oleh polisi tersebut akan tetapi Kombes Pol Argo Yuwono juga menegaskan jika dari beberapa orang yang diamankan oleh pihak polisi, hanya Rio yang terbukti positif menggunakan narkotika pada saat dilakukan tes urin.

Tak hanya menangkap Rio saja, polisi juga melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti seperti bungkus rokok, pipet, kotak minuman tek dan plastik klip sisa sabu, selain itu polisi juga menyita sabu seberat 0,0129 gram, sebagai barang bukti lainnya.

Seolah tak belajar dari kesalahan sebelumnya, ini bukan menjadi pertama kali Rio mengalami kasus penyalahgunaan obat – obatan terlarang, karena sebelumnya Rio sudah dua kali mengalami kasus yang sama.

Rio pertama kali ditangkap pada 8 Januari 2015 lalu karena kepemilikan barang haram tersebut, saat itu Rio ditangkap di halaman parkis mobil Jalan Taman Makan Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada saat bertransaksi dengan Bandar narkoba. Karena kasus tersebut Rio harus mendekam di dalam penjara selama 1 tahun 2 bulan dan bebas pada tahun 2016 silam.

Hanya berselang satu tahun setelah menghirup udara bebas, Rio kembali ditangkap dengan kasus yang sama pada 13 Agustus 2017 di kawasan Jatisampurna, Bekasi pada saat polisi sedang melakukan patroli rutin, Rio kedaparan membawa satu bungkus klip bening berisikan sabu yang membuatnya kembali mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal, Bekasi.

Seolah tak kapok dengan kasus sebelumnya, Rio kembali ditangkap untuk ketiga kalinya pada 14 Agustus 2019 kemarin. Semoga dengan penangkapan ketiga ini, membuat Rio merasa jera untuk menggunakan narkoba ya.