Profil Dwiarso Budi Santiarto Terlengkap: Ketua Hakim Sidang Kasus Ahok

Diantara hiruk piruknya kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama, dimana menimbulkan 2 kubu, kubu yang bahagia dan kubu yang protes. Keluar dari perseteruan 2 kubu tersebut, ternyata nama Dwiarso Budi Santiarto ikut naik daun. Sejatinya, siapakah orang tersebut? Berikut ini adalah informasi, berita, agama, biodata dan profil Dwiarso Budi Santiarto terlengkap.

Salah satu yang menark perhatian publik beberapa bulan terakhir ini adalah tentang kasus penistaan agama, dengan pelaku utama yakni mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, atau yang lebih akrab disapa dengan Ahok.

Kasus ini berawal dari video pidato dari Ahok, ketika ia melakukan kunjungan kerja di kepulauan seribu. Seorang pakar jurnalis yang pernah tinggal di Amerika Serikat, Buni Yani menyebarkan potongan video tersebut.

Dimana dalam video tersebut ia memberikan transkrip dari pidato tersebut. Melalui transkrip video itulah, Ahok diduga melakukan penodaan terhadap agama mayoritas Indonesia yakni agama Islam.

Banyak yang tidak terima dengan pernyataan Ahok yang dinilai bernada menghina agama Islam. Dan tak sedikit pula yang membela Ahok dengan beralasan Ahok tidak bermaksud menghina dan kata “pakai” hilang dalam video potongan tersebut.

Kini perdepatan tersebut sudah mulai reda dengan datangnya putusan hakim yang menyatakan bahwa Ahok bersalah dan dijatuhi hukuman selama 2 tahun penjara. Banyak yang memuji dengan keputusan hakim tersebut, namun juga banyak pula yang menangis dan protes.

Namun terlepas dari semua itu, muncullah nama Dwiarso Budi Santiarto, Dimana Dwiarso adalah Ketua hakim. Sebagai informasi, majelis hakim sidang Ahok dipimpin oleh Dwiarso, dengan hakim anggota Jupriyadi S.H., Abdul Rosyad S.H, Joseph V. Rahantoknam S.H., dan yang terakhir I Wayan Wirjana S.H.

Lantas apa yang membuat nama Dwiarso muncul diantara kesedihan pendukung Ahok? Sebelum itu marilah kita menelisik sebentar tentang bidoata pribadi dari Dwiarso Budi Santiarto dengan tabel dibawah ini.

Biodata dan Profil Dwiarso Budi Santiarto Terlengkap

Profil Dwiarso Budi Santiarto Terlengkap: Ketua Hakim Sidang Kasus Ahok
Profil Dwiarso Budi Santiarto Terlengkap: Ketua Hakim Sidang Kasus Ahok
Nama H. Dwiarso Budi Santiarto S.H., M.Hum.
TTL 14 Maret 1962
Status Menikah
Agama Islam
Jabatan Hatim Utama Muda / Ketua Pengadilan Negri
Golongan IV/D
Pangkat Pembina Utama Madya
Riwayat Pendidikan Strata I Universitas Airlangga

Pascasarjana Universitas Gajah Mada

Nama Dwiarso tiba-tiba diperbincangkan netizen karena setelah ia sebagai hakim yang memvonis Ahok, terdapat kabar bahwa tiga hakim kasus Ahok mendapat promosi jabatan. Namun Ridwan Mansyur selaku Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung mengatakan bahwa promosi ini tidak ada hubungannya dengan Ahok.

“Nggak ada hubungannya sama Ahok. Saya yakin kan nggak ada hubungannya sama sekali,” jelan Ridwan Mansyur.

Terlepas dari promosi dan mutasi yang terjadi di keseluruhan hakim di Pengadilan Negri yang berjumlah 388, ternyata nama Dwiarso sudah pernah menangani kasus-kasus besar. Diantaranya adalah ia menyatakan Asmadinata, Mantan hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Semarang terbukti korupsi, dan ia dikenakan denda sebesar Rp 200 Juta.

Selain itu, Rina Iriani juga pernah berhadapan dengan Dwiarso di ruang persidangan. Dimana ia terlibat dalam kasus korupsi penyalahgunaan bantuan subsidi perumahan yang diberikan Kementrian Perumahan Rakyat pada tahun 2007–2008.

Bukan hanya itu, Dwiarso juga pernah menangani kasus Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, atas kasus sengketa tanah seluas 237 hektar di PRPP (Pusat Rekreasi dan promosi Pembangunan) Jawa Tengah. Dan Dwiarso menyatakan bahwa Ganjar bersalah telah menerbitkan sertifikat Hk Pengolahan Lahan di tanah tersebut.

Demikianlah informasi mengenai berita, informasi, agama, biodata dan profil Dwiarso Budi Santiarto terlengkap. Semoga dengan adanya artikel ini, membuat anda tidak lagi penasaran dengan nama hakim ahok ataupun bertanya siapa hakim sidang ahok. Semoga yang terbaik selalu terlimpahkan di negeri kita tercinta.

Kata Kunci Terkait:

Tulis Komentarmu Disini