Profil Basuki Hariman : Raja Impor Daging dengan 20 Perusahaan

Operasi Tangkap Tangan yang digalakkan oleh KPK beberapa waktu lalu menimbulkan banyak ciutan dan pertanyaan di kalangan publik yang diselimuti kecurigaan. Salah satunya tentang Basuki Hariman yang disinyalir akan memberikan sejumlah uang kepada Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut. Sempat menjadi berita yang menggegerkan dan menarik minat banyak netizen, banyak orang yang belum tau bagaimana profil Basuki Hariman dan perjalanan karirnya selama ini.

Profil Basuki Hariman serta Karirnya di Dunia Bisnis

Sejumlah media memberitakan bahwa Basuki adalah seorang pebisnis. Ia berkecimpung di usaha impor daging dengan 20 perusahaan. Ia juga pernah menjadi Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia pada tahun 2003-2008. Di samping itu, lelaki yang sedang menjadi trending topik ini juga menjalin relasi dengan adiknya, Yongki Hariman, untuk mengurus PT Impexindo Pratama, CV Sumber Laut Perkasa, PT Aman Abadi Nusa Makmur, dan PT Cahaya Sakti Utama. Ke empat perusahaan yang berada di bawah pimpinan dua kakak adik tersebut berlokasi di tempat yang sama, yakni Kompleks Perkantoran Danau Sunter, Jakarta Utara.

Sebagai pengusaha terkemuka yang sukses melebarkan sayapnya, Basuki juga mempunyai gudang penyimpanan daging yang berada di Jakarta Raya. Sebut saja di Kompleks Pergudangan Kosambi Permai, tepi Jalan Raya Jonggol Cilengsi, dan Jakarta Barat.

Benarkah Bahwa Basuki Hariman Merupakan Seorang Pendeta?

Namun, tak hanya kiprahnya saja yang menarik untuk diperbincangkan. Basuki Hariman juga disebut sebut sebagai seorang pendeta. Hal ini didasarkan pada postingan akun twitter @kedahtawakal yang memperlihatkan Basuki sedang memimpin sebuah acara di Gereja. Pada unggahan tersebut juga dijelaskan bahwa profil Basuki Hariman adalah Pendeta.

Basuki Hariman dikabarkan selalu mendapat jatah kuota sampai 30 ribu ton. Ia tercatat pernah tersandung kasus daging asal India yang dikemas ulang, lantas di jual di dalam negeri sebagai daging Australia. Namun perkara ini seakan hilang tanpa jejak selepas Suripto, pemilik saham di PT. Impexindo Pratama turun tangan, perusahaan Basuki pun bebas dari jeratan hukuman. Bahkan sukses menggenggam kepercayaan lagi dengan dilimpahi jatah kuota dari Mentan.

Profil Basuki Hariman tidak terlepas dari julukan pemain izin impor beberapa tahun lalu, seperti yang dimuat Tempo. Disaat popularitasnya melonjak karena ia menjadi terduga penyuap, Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar membantah telah menerima uang dari pihak swasta Basuki Hariman terkait “Judicial Review” Undang Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesihatan Hewan.

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com pada 27 Januari lalu, Patrialis ditengarai mendapat suap senilai 20.000 dollar AS dan 200.000 dollar Singapura dari Basuki Harman, melalui Kamaludin.

“tak pernah saya terima uang satu rupiah pun dari yang namanya Basuki Hariman, apalagi Basuki bukan orang yang berperkara di MK” kata Patrialis. Ia menyampaikan bahwa dirinya merasa didzolimi atas dugaan ini. Ia pun menyatakan bahwa penetapan tersangka atas dirinya adalah suatu ujian yang berat. Profil Basuki Hariman tak ubahnya teka teki bagi sebagian orang.

Kata Kunci Terkait:

Tulis Komentarmu Disini