Biografi dan Profil Sihar Sitorus, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara

Tak berbeda dengan berbagai macam daerah di Indonesia, Sumatera Utara juga akan menggelar pemilihan gubernur dalam waktu dekat ini. Salah satu calon pasangan juga sudah diumumkan yakni Djarot Saiful Hidayat berpasangan dengan Sihar Sitorus yang merupakan tokoh berdarah Batak yang terkenal cinta dengan sepak bola tanah air. Lalu seperti apa biografi dan profil Sihar Sitorus yang akan mendampingi bapak Djarot? Berikut informasinya.

Sihar Sitorus resmi diutus oleh ketua partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjadi pendamping atau calon wakil gubernur Sumatera Utara pada Minggu (7/1/2018). Sihar Sitorus sendiri sebelum diutus oleh Megawati berprofesi sebagai Staff Ahli Kemenko PMK dibawah Menteri Puan Maharani.

Dalam pilgub Sumut ini mereka akan bersaing dengan pasangan lainnya yakni Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Musa Rajeksah. Pasangan Edy dan Musa merupakan hasil koalisi dari 5 partai diantaranya adalah PKS, PAN, Nasdem, Gerindra serta Golkar. Sementara itu partai lainnya seperti PPP, PKB hingga Demokrat dan Hanura masih berlum menentukan sikap apakah ingin mendukung sang mantan jendral atau sang mantan Gubernur DKI Jakarta.

Biografi dan Profil Sihar Sitorus Terlengkap

Biografi dan Profil Sihar Sitorus Terlengkap

Nama Lengkap: Dr. Sihar Pangihutan Hamonang Sihar Sitorus
Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia
Tanggal Lahir: 13 Juli 1968
Umur Sekarang: 49 Tahun
Kebangsaan: Indonesia
Agama: Belum ditemukan informasi
Profesi: Tenaga Ahli Kemenko PMK
Daftar Jabatan:
  • Juru kampanye Joko Widodo
  • komite eksekutif PSSI
  • Tenaga Ahli Kemenko PMK
Partai: PDI Perjuangan

Tokoh Batak bernama Sihar Sitorus ini lahir di Jakarta, tepatnya 49 tahun lalu pada tanggal 13 Juli 1968. Beliau merupakan seorang wirausahawan ulet yang sudah memakan pahit manisnya dunia usaha. Namun pada tahun 2018 ini bakal menjadi titik balik karirnya karena ia bakal dipercaya untuk maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara sebagai pendamping Djarot Saiful Hidayat.

Sihar Sitorus kecil menjalani pendidikannya pada tingkat SD, SMP dan SMA di Jakarta. Barulah pada saat kuliah beliau memilih universitas luar negeri yaitu Bachelor of Science in Businees Administration University of Arizona dan lulus pada tahun 1987. Di tahun berikutnya, beliau melanjutkan pendidikan di Master of Businees Administration Creighton University Ohama yang kemudian lulus pada tahun 1991.

Hanya memerlukan waktu 2 tahun, Sihar Sitorus kembali menjalani pendidikannya di Strathclyde University, Glasgow yang lulus di tahun 1993. Bukan hanya itu, beliau juga menyelesaikan pendidikan di Manchester Bussiness School, Manchester, UK yang lulus di tahun 2005.

Selain memiliki jiwa pengusaha yang tinggi, ternyata Sihar Sitorus juga memiliki spirit yang sama besar di persepakbolaan Indonesia. Betapa tidak, Sihar Sitorus pernah menjabat sebagai komite eksekutif PSSI yang kemudian banyak menuangkan ide-ide untuk persepakbolaan Nusantara. Selai itu Sihar Sitorus juga tak segan untuk menggelontorkan dananya untuk membantu PSMS medan saat berlaga di Indonesia Super League.

Setelah puas meniti karir di persepakbolaan Indonesia, Sihar Sitorus memberanikan diri untuk masuk ke dunia politik mulai tahun 2014 lalu. Beliau menjadi kader PDI Perjuangan yang pada saat itu langsung diberi mandat untuk menjadi juru kampanye Joko Widodo. Kini pada tahun 2018 Saatnya Sihar Sitorus unjuk gigi dengan tampil menjadi Cawagub bersama Djarot pada pilgub Sumatera Utara dalam waktu dekat ini.

Demikianlah informasi mengenai biografi dan profil Sihar Sitorus mulai dari karirnya sebagai wirausaha hingga terjun ke dunia politik. Semoga informasi ini dapat memberikan pencerahan bagi anda yang sedang mencari informasi terkait kandidat partai banteng hitam ini.

2 thoughts on “Biografi dan Profil Sihar Sitorus, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara

  1. Orang Batak Sumut harus jeli melihat peluang menjadi pemimpin Sumut. Jangan sampai kata pepatah Batak Toba “Sada so sada dua so dua luhut ma akka lua” artinya, siapa diantara Saragih dan Sitorus yang dipilih? Berjaga-jaga dan berdoalah supaya kamu jangan nyes-nyes. “Unt omnes unum sint”

Tulis Komentarmu Disini