Biodata KH Hasyim Muzadi dan Profil Terlengkap, Wafat Pada Maret 2017

Berita duka melanda tanah air. Salah satu sosok yang cukup berpengaruh pada kesatuan NKRI telah meninggal dunia. Ia adalah KH Hasyim Muzadi. Apa yang menyebabkan Hasyim meninggal? Dan sakit apa yang ia jalani? Berikut ini adalah informasi, berita, profil dan juga Biodata KH Hasyim Muzadi terlengkap.

KH Hasyim Muzadi dikabarkan meninggal dunia pada dini hari Kamis tadi 16 Maret 2017 sekitar pukul 06.00 WIB. Ia meninggal pada saat berada di Pondok Pesantren Al Hikam yang berada di Malang, Jawa Timur.

Banyak pelayat yang datang diantaranya adalah Rizieq Shihab Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Nazaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal, Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR, dan juga Sohibul Imam Presiden PKS.

Dikarenakan pemakaman akan dilakukan dengan upacara kenegaraan, maka dari itu terdapat penjagaan ketat dari Polri dan juga TNI. Upacara pemakaman tersebut dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dimata Wapres Jusuf Kalla sendiri, KH Hasyim Muzadi adalah seorang ulama yang kuat dan teguh. Tak heran bila ia banyak diteladani oleh para muridnya dan juga pengikutnya.

Sebelum Hasyim meninggal dunia, Wapres JK pernah membesuknya saat di Malang, Jawa Timur. Tak ketinggalan, Presiden Joko Widodo pun mengunjunginya di kediamannya sehari sebelum nyawa KH Hasyim Muzadi diambil oleh malaikat maut.

Untuk anda yang bertanya Hasyim Muzadi sakit apa, maka jawabannya adalah sesak nafas akibat dahak yang berasal dari batuknya. Dahak yang berada pada tenggorokan Hasyim terlalu banyak dan membuat dirinya susah untuk bernafas.

Dahak memang memiliki peran yang cukup penting ketika kita bernafas, yakni melumasi lapisan dalam sistem pernafasan. Tanpa adanya dahak, udara yang kita hirup akan terasa tidak nyaman ketika masuk ke tubuh kita. Namun ketika produksi dari dahak berlebihan akan menyebabkan susahnya bernafas seperti yang terjadi pada KH Hasyim Muzadi.

Pemakaman KH Hasyim Muzadi

Jenazah Hasyim di sholatkan di masjid Al-Ghozali yang berada di komplek Pondok Pesantren Al Hikam, Malang Jawa Timur. Setelah disholatkan, jenazahnya pun diterbangkan ke Depok menggunakan pesawat Hercules TNI AU untuk dimakamkan.

Jenazah Hasyim akan dimakamkam di wilyah dekat dengan Ponpes Al Hikam Depok, Jawa Barat. Hal tersebut karena selaras dengan keinginannya yang ingin dimakamkan di Depok agar dapat dekat dengan para santrinya, itulah yang disampaikan oleh menantunya yakni Arif Zamhari.

Untuk mengenal lebih jauh tentang siapa Hasyim Muzadi, mari kita lihat tentang biografi dan juga profilnya berikut ini.

Profil dan Biodata KH Hasyim Muzadi Terlengkap

Biodata KH Hasyim Muzadi dan Profil Terlengkap, Wafat Pada Maret 2017
Biodata KH Hasyim Muzadi dan Profil Terlengkap, Wafat Pada Maret 2017
Nama Hasyim Muzadi
TTL Tuban, Jawa Timur, 8 Agustus 1944
Meninggal Malang, 16 Maret 2017 (Umur 72)
Keluarga Muthamimah (Istri)

Arim Zamhari (Menantu)

Agama Islam
Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (1950)

SD Tuban

SMPN 1 Tuban

PP Senori Tuban

Pondok Modern Gontor Ponorogo

Institut Agama Islam Negeri Malang (1969)

Pekerjaan Anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur (1986)

Ketua Umum Pengurus Besar Nadhatul Ulama ke-4 (1999 – 2010)

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2015 – 2017)

Pendiri Pesantren Al Hikam, Malang

Karya Tulis Menyembuhkan Luka NU

NU di Tengah Agenda Persoalan bangsa

Membangun NU Pasca Gus Dur

KH Hasyim Muzadi menempuh pendidikan mulai dari Madrasah Ibtidaiyah pada tahun 1950 silam. Hingga akhirnya ia bisa masuk ke jenjang yang lebih tinggi yakni IAIN Malang. Ia pun menuntaskan studinya selama 4 tahun dan lulus pada tahun 1969.

Nampaknya Hasyim memang begitu mencintai oraginasasi. Dimana ia begitu aktif berorganisasi mulai dari Organisas mahasiswa seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) hingga Gerakan Pemuda Ansor (GP-Ansor).

Ia pun mulai banyak dikenal ketika dirinya terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) daerah Jawa Timur. Dan posisinya tersebut pun dijadikan batu loncatan untuk dirinya hingga ia berhasil menjadi Ketua PBNU 18 tahun silam yakni pada tahun 1999.

Sebagai organisasi keagamaan dimana memiliki massa paling banyak, NU selalu memiliki daya tarik bagi para partai politik. Alhasil Hasyim pun menjadi anggota DPRD tingkat I Jatim pada tahun 1986. Dimana kala itu masih berada pada naungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pada pemilihan umum Presiden tahun 2004, ia pun pernah menjadi Calon Wakil Presiden dengan didampingi pasangannya yakni Megawati Soekarnoputri. Namun mereka kalah dengan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono yang ditemani Jusuf Kalla pada putaran kedua.

Demikianlah informasi mengenai berita, gambar, profil, dan juga Biodata KH Hasyim Muzadi yang telah kami sajikan. Banyak yang berduka atas kepergian Hasyim. Semoga amal ibadahnya selama ini dapat diterima oleh Allah subhanallahu wa ta’ala.

Kata Kunci Terkait:

Tulis Komentarmu Disini